Testimoni

Pengalaman Siti Zaenab Bisa Hidup Sehat Normal Dari Jantung Bocor Karena Mengkonsumsi TANOMAX Secara Teratur

7Mengidap gangguan jantung bocor bukan seialu menjadi masaiah penyakit bawaan bagi anak-anak. Ibu Zaenab adaiah satu satu contohnya kasus yang jarang terjadi. Awalnya beliau merasakan mudah lelah, nafas pendek, sering batuk, khususnya di malam hari; dada berdebar kencang, buang air kecil terlalu sering, sering merasa sakit di dada, sesak nafas, mudah pingsan, dan sering pusing.

Selang 2 minggu setelah minum TANOMAX, gangguan-gangguan diatas drastis berkurang dan setelah penggunaan selama kurang lebih 3 bulan hampir semua keluhan tidak pernah timbul.

Walaupun demikian Ibu Zaenab tetap sadar walaupun kondisi sudah lebih baik, tetap harus menjaga pola hidup yang sehat dan terus minum TANOMAX secara teratur dan berharap kebocoran jantungnya bisa teratasi dengan sempurna.

Sungguh sebuah anugerah! Ibu Zaenab diperkenalkan produk TANOMAX dan beliau mengkonsumsi secara teratur hingga hari ini.

Pengalaman Lodewijk Sianipar Terbebas Dari Kelainan Jantung Koroner Karena Bantuan Pengobatan Alami Herbal Dari Buah-Buahan Terpilih

bebas dari jantung koroner karena vitamin jantung tahitian noni maxidoidBermula masalah saya terjadi ketika saya menemani isteri di opname di RS. Medistra Jakarta. Untuk menghilangkan rasa jenuh secara tidak sengaja saya melakukan general checkup. Pada pemeriksaan tahapan awal semua berjalan lancar yang akhirnya pada tahapan treadmill saya mengalami masalah 2-3 menit setelah berjalan di atas fanbelt dada saya sakit dan bernapas sesak.

Pendek cerita dokter menyarankan agar dilanjutkan pemeriksaan untuk tahapan berikutnya yaitu kateterisasi. Hasilnya membuat saya stress dan bingung soalnya dalam usia 46 tahun dimana 3 pembuluh darah koroner saya sudah mengalami penyempitan sekitar 75 %, 80 % dan 85%.

Dari hasil ini dikuatirkan sewaktu-waktu bisa terjadi serangan jantung. 2 tahun kemudian baru saya pasang ring. Seiring berjalannya waktu kondisi saya kembali mengalami masalah dimana kalau jalan cepat mengalami sakit di dada sebelah kiri. Karena tidak tahan lagi pada awal April lalu saya menjalani operasi bypass di Penang Malaysia. 4 tahun kemudian akibat pola hidup dan makan yang tidak baik serta jarang olahraga, pembuluh darah koroner saya kembali menyempit. Pada awal tahun, saya bertemu dengan teman lama dan rekan sekerja dan menceriterakan masalah saya dan beliau menyarankan untuk mengkonsumsi TANOMAX.

Tanpa berpikir panjang saya turuti saran beliau dan mencoba TANOMAX. Setelah melalui proses yang sangat panjang akhirnya kesehatan saya hari ke hari semakin baik. Saya bersyukur kepada Tuhan berkat TANOMAX penyakit thyroid saya juga ikut menjadi sembuh.

Melalui saran dari konsultan TANOMAX dan Gizi, saya termotivasi untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan mengubah pola makan, rutin berolah raga, memperbanyak makan sayur, buah dan air putih yang semuanya menjaga agar kondisi tubuh tetap fit dan bugar.

Terimakasih Tuhan dan TANOMAX yang telah membantu saya terbebas dari keluhan Jantung Koroner.

Pengalaman Asminar Mengatasi Kelainan Infeksi Jantung; “setelah dua minggu, dokter menyatakan jantung saya normal”

AsminarJantung merupakan organ tubuh yang sangat vital. Setiap detaknya mempengaruhi kondisi tubuh kita. Jika pergerakan jantung kita melemah sedikit saja, badan kita menjadi tidak mampu untuk diajak beraktivitas, begitu pula jika geraknya semakin cepat. Hal itu bisa diakibatkan karena pola hidup yang tidak teratur.

Walau penghasilan dan tunjangan dari kantor mencukupi. Namun pekerjaannya menuntut Asminar berpikir keras. Lambat laun depresi muncul dalam hidupnya. Akibatnya ia harus mendengar vonis dokter bahwa jantungnya infeksi. “Kaget saya saat mendengar vonis dokter bahwa saya harus mengonsumsi obat dokter selama setahun tanpa henti, jika saya ingin sembuh,” ungkapnya.

Alhamdulillah, ALLAH SWT mengutus seorang temannya untuk memperkenalkan Asminar dengan TANOMAX. “Bahkan saya mendengar langsung cerita dari seorang bapak yang menderita penyakit jantung lalu berangsur membaik semenjak mengonsumsi TANOMAX, maka keyakinan saya timbul bahwa produk ini bagus,” katanya.

Benar saja, setelah mengonsumsi TANOMAX selama dua minggu, tubuh Asminar merasa lebih baik. Dulu badannya sering lemas kini tidak lagi. Sebulan kemudian ia memeriksakan diri ke dokter, dan dokter menyatakan bahwa jantung Asminar dalam keadaan baik dan normal.

“Saat ini saya tidak lagi bekerja pada perusahaan tersebut. Saya berfikir, lebih baik saya bekerja untuk membagikan kisah nyata mengenai kehebatan TANOMAX kepada yang membutuhkan, ketimbang harus kerja keras namun menggerogoti kesehatan saya. Bagi saya uang bukanlah segalanya, namun kesehatanlah yang utama,” ungkap pecinta Anggrek, yang menegaskan bahwa hidup adalah pilihan. “Yakinlah bahwa TANOMAX menjadi pilihan utama sebagai solusi masalah kesehatan kesehatan dan finansial.”

Pengalaman Ernst Manuputty Mengatasi Kelainan Jantung Melambat; “Pelan-pelan saya melepas ketergantungan pada obat”.

ManuRiwayat sakit Ernst sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Ia bahkan sudah sakit sebelum putrinya ~Yatrix Magdalena Manuputty~ lahir, 27 tahun lalu. Namun kondisinya memburuk pada tahun lalu. Sebulan, ia keluar masuk rumah sakit sampai lima kali. Awalnya, Ernst anfal dirumah. Dadanya sesak, sulit bernapas dan ia seperti ditenggelamkan dalam air. Teriakannya membuat keluarganya panik. Ia langsung dimasukan ke RS, ruang ICU kelas A.

“Kami takut sekali. Biasanya pasien ICU kelas A sulit tertolong. Saat itu ayah saya sudah tak bisa bicara dan mengenali orang lagi. Orang-orang yang membesuk tidak lagi membacakan doa kesembuhan, tapi doa penyerahan,” kata Yatrix.

Saat itu, pengentalan darah dalam tubuh Ernst membuat kerja jantungnya melambat . akibatnya, paru-paru ikut bengkak. Ia harus disuntik untuk mengeluarkan cairan dari tubuh. Seminggu kemudian, ia keluar RS dengan membawa segepok obat. Namun kondisi Ernst dihari-hari selanjutnya masih payah. Ia divonis tergantung obat-obatan seumur hidup: obat jantung, saraf dan diabetes. Selain pengobatan medis, ia sudah mencoba terapi aliran listrik dan obat-obatan yang ditawarkan. Tahun lalu, Ernst menjalani operasi varises. Sebelumnya, kakinya bengkak karena varises dan pengentalan darah. Ia berjalan dengan tongkat. Kakinya terancam diamputasi karena bisa membusuk.

Begitu selesai operasi, saat Ernst terbaring diruang perawatan, Yatrix mencoba memberikan TANOMAX pada ayahnya. Awalnya Yatrix tak menggubris ketika ada temannya menyodorinya TANOMAX. Tapi setiap melihat brosur itu, ia teringat ayahnya. Akhirnya Yatrix membelikan TANOMAX untuk sang ayah. Ernst juga awalnya juga menolak meminum TANOMAX. Namun setelah didesak, ia mau juga meminum TANOMAX, dua kali sehari. Beberapa jam setelah mengonsumsi TANOMAX, ia merasa lebih segar. Dengan badan yang masih ditempeli berbagai selang, Ernst bahkan bersikeras untuk bangun dan berjalan ke toilet. Padahal, perawat melarangnya bangun dari ranjang sampai pukul sepuluh malam karena bisa pendarahan. Ketika esoknya perban dikakinya dibuka, dokter memuji karena kaki Ernst ternyata cepat kering. Ia pun melanjutkan konsumsi TANOMAX. Seminggu setelah operasi, Ernst menjalani check up, termasuk tes EKG. Hasil tesnya sunggu diluar dugaan. Kondisi jantung, paru-paru dan sarafnya jauh membaik. Pelan-pelan, ia melepas ketergantungannya pada obat. Akhir Februari, ia sudah tak lagi mengonsumsi obat jantung, diabetes dan sarafnya. Semua tongkat sudah disimpan. Jangankan berjalan, Ernst bahkan dengan gagah naik motor kemana-mana. Jika aktivitasnya padat, ia tak lupa minum TANOMAX setiap sehari.

Video Sharing Pengalaman Nyata Bapak Ernst Manuputty Tentang Bagaimana TANOMAX Sangat Membantu Kondisi Tubuh Bapak Ernst Manuputty Yang Memiliki Kelainan Jantung Yang Mengakibatkan Komplikasi Vertigo, Tremor, Varises dan Penyumbatan Pembuluh Darah, Kini Bapak Ernst Manuputty Sudah Baik dan Bisa Bebas Baraktivitas Normal Tanpa Bergantung Dengan Obat-Obatan Kimia Apapun Lagi

klik Video di bawah ini, tekan tombol Play untuk memulai.

Kelancaran video tergantung kecepatan jaringan internet anda, tekan Pause untuk loading video sampai selesai, baru tekan tombol Play untuk menonton.

Pengalaman Malli lewa Mengatasi Kelainan Jantung Koroner; “Saya beruntung, Allah mempertemukan saya dengan TANOMAX”

MailMalli Lewa mendapat serangan jantung pertama pada tahun lalu. Ia koma delapan hari karena serangan ini. Sejak detik itu, kondisinya semakin menurun. Dua tahun penuh, ia bolak-balik kerumah sakit. Antara Februari sampai Juni, ia berkali-kali terkena serangan jantung. Dalam waktu sebulan, ia hanya menghabiskan seminggu sampai sepuluh hari di rumah. Selebihnya, ia terbaring di RS. “Setiap kali di RS, saya selalu koma. Sudah berkali-kali saya di tangisi keluarga, “ kenang Malli. Puncaknya, pada Juni 2010 kondisi Malli benar-benar drop. Dokter dan perawat bahkan mengatakan nyaris tidak ada harapan lagi bagi pria ini.

Terapi akupresure yang sudah di jalaninya 30 kali pun tak membantunya, sehari-hari tubuhnya terasa loyo. Kerjanya hanya tidur. Melangkahkan kaki untuk berjalan saja bagai pekerjaan berat baginya. Ia bahkan tidak yakin melewati tahun dan sudah berpesan pada istri agar menjaga anak-anak mereka. Malli juga semakin menderita bahkan ia mendapat gangguan prostat pada bulan Juli. Karena Malli masih relatif muda, dokter menganjurkan operasi dan hanya memberikan obat oral.

Awal September lalu, beberapa teman mengajak mengikuti Health Talk TANOMAX di sebuah hotel. Mungkin Tuhan sudah mengatur, karena hari itu Malli lupa membawa obat obat jantung yang seharusnya di konsumsinya setiap hari. Akibatnya, di tengah-tengah seminar, ia drop. Tubuhnya, gemetar, lemas dan berkeringat. Saat itulah ia meminum dua sloki TANOMAX. “Hanya lima belas menit kemudian, tubuh saya berangsur-angsur memperoleh kekuatan. Saya merasa bertenaga lagi. Bahkan keesokannya ketika baru bangun tidur, saya lega dan gembira karena kekuatan itu bertahan.”

Sejak hari itu, Malli mulai rutin mengonsumsi TANOMAX setiap hari. Pada hari ketiga konsumsi TANOMAX, ia bahkan berani melepas obat-obat jantungnya. Sebelumnya, Malli harus mengonsumsi lima sampai enam jenis obat perhari, dua di antaranya obat seumur hidup. Hingga kini, ia tak pernah drop atau mendapat serangan jantung lagi. Gangguan prostatnya pun hilang entah kemana. “Saya beruntung, Allah mempertemukan saya dengan TANOMAX,” ujar Malli berbinar.

Pengalaman Ristanto Mengatasi Kelainan Lemah Jantung; “saya sudah merasa segar berkat mengonsumsi TANOMAX,”

RisDokter sebenarnya sudah memutuskan nasib Ristanto. Pria itu harus menjalani operasi jantung segera. Peristiwa naas itu terjadi pada bulan februari silam. Sepulang kerja, Ristanto merasa tidak enak badan. Dadanya sesak dan sulit bernapas. Pikirnya, ia masuk angin. Tapi ketika punggungnya sedang dikerik, Ristanto tiba-tiba tak sadarkan diri. Ia baru sadar malam hari sewaktu sudah terbaring di rumah sakit. Melainkan mendapat serangan jantung. Biaya operasi yang mencapai 40 juta rupiah membuat Ristanto berpikir dua kali. Ia tak sanggup menyediakan uang sebanyak itu. Namun bagaimana risikonya bila ia menolak operasi? Untunglah, di saat dilematis ini, seorang kawan datang mengulurkan pertolongan.

Kawan Ristanto kebetulan juga berprofesi sebagai dokter di rumah sakit lain. Ia lah yang menganjurkan TANOMAX. Karena masih dirawat di RS, Ristanto tentu tak boleh mengonsumsi apa pun tanpa sepengetahuan dokter. Agar TANOMAX bisa “diselundupkan” ke RS,  isi botol TANOMAX pun dipindahkan ke botol air mineral. Selanjutnya, setiap 1 jam, Ristanto meminum TANOMAX satu teguk. Dosis seharusnya adalah satu sendok makan per jam. Namun karena Ristanto tak bisa duduk, ia menenggak TANOMAX sambil berbaring. Dosis ini dipertahankannya terus selama 2 minggu penuh. Perkembangan kondisinya sungguh menggembirakan. Ristanto masuk RS pada Senin malam. Hari selasa, di tubuhnya masih menempel banyak kabel. Tubuh serta kedua tangannya pun masih lemas. Keesokannya, hari Rabu, ia merasa jauh lebih baik dan minta dipindahkan ke kamar rawat inap biasa. Indikator jantungnya sudah bisa berjalan.

Semua kaget melihat perkembangannya, awalnya, dokter menganjurkan saya untuk tidak bekerja selama tiga bulan. Tapi baru tiga minggu setelah kejadian, saya sudah kembali ke kantor. Staf HRD di kantor pun kaget melihat saya sudah bekerja lagi. Saya katakan, “saya sudah merasa segar berkat mengonsumsi TANOMAX,” tutur Ristanto. Tentu saja, Ristanto juga menjaga kondisinya dengan mengharamkan santan dan jeroan yang berkolestrol tinggi. Setelah makan, sedapat mungkin ia tak tidur. Ia juga tak pernah lagi minum es. Es membuat jantung berhenti sepersekian detik. Sehari-hari, Ristanto tak mengonsumsi obat jantung. Tapi ia tetap berbekal obat pengencer darah dan satu jenis obat jantung lagi yang hanya diminum ketika kondisinya agak drop. Hingga sekarang, Ristanto masih mengonsumsi TANOMAX Badannya terasa sehat. Namun terkadang ia kalah dari putranya, Otniel Bayu (8) yang tak pernah lupa minum TANOMAX. Bayu pernah terkena flek paru-paru, sehingga ia mengonsumsi TANOMAX untuk meningkatkan sistem imunya,” dia malah lebih sadar dan rajin dari saya, nggak perlu di ingatkan, sudah minum sendiri. Hehehe..,”ucap Ristanto.

Pengalaman Amrullah Sastroasmoro Mengatasi Kelainan Jantung dan Stroke Lumpuh Setengah; “

AmrullahSudah dua bulan ini, Amrullah Sastroasmoro menjalani hidup normal. Seluruh tubuhnya bisa digerak-gerakan, meski belum sepenuhnya pulih. Ayah tiga anak ini menderita lumpuh pada tubuh bagian kiri, mulai dari kepala hingga kaki. Penyebabnya adalah penyakit jantung dan stroke ketiga yang menyebabkan pembuluh darah di otak sebelah kanan pecah. “Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa merasakan gatal di tangan kiri saya lagi,” katanya.

Kesembuhan ini berkat TANOMAX sebagai obat jantung koroner dan stroke yang diminumnya secara rutin. Awalnya, pensiunan PNS berusia 65 tahun ini menolak TANOMAX yang disodorkan istrinya. Ia pesimis, jantung koroner dan stroke yang dideritanya sejak enam tahun lalu itu bisa disembuhkan. Sebab berbagai obat jantung dan stroke telah dicoba, termasuk ramu-ramuan. “Tapi hasilnya tidak maksimal,” cerita Amrullah. Penyakit jantung dan stroke ketiga terbilang cukup berat. Pembuluh darah di otak sebelah kanan pecah sehingga menyebabkan kelumpuhan.

Berkat istri yang gigih menyodorkan TANOMAX sebagai obat jantung dan stroke, akhirnya TANOMAX itu diminumnya secara berkala, 2 sloki setiap hari. Namun 3 hari kemudian, kinerja TANOMAX sebagai obat jantung dan stroke tidak terasa maksimal, sampai suatu ketika Amrullah dan istrinya menemui Dr. Amarullah di acara Health Talk TANOMAX dan menanyakan perihal TANOMAX sebagai obat jantung dan stroke. Ternyata dosisnya yang kurang. Setelah ditambah, dua minggu berikutnya Amrullah merasakan getaran-getaran pembuluh darah di tangannya. Rasanya seperti kesemutan. Saya teringat ucapan Dr. Amrullah, bahwa itu adalah efek penyembuhan,” katanya. Benar saja, keesokan harinya ia sudah bisa menyendok nasi dari magic jar dan merasakan kepulan asapnya. Sepontan ia mengucap syukur “Alhamdulillah”. Jadi, TANOMAX terbukti dapat digunakan sebagai obat jantung dan stroke.

Pengalaman Maria Angelina Win Astini Mengatasi Kelainan Jantung Lemah dan Tensi Rendah; “Di tengah keputusasaan, Tuhan mengirim seorang sahabat yang memberikan satu botol TANOMAX”

Maria“Di tengah keputusasaan, Tuhan mengirim seorang sahabat yang memberikan satu botol TANOMAX”

SUNGGUH TERSIKSA rasanya tidak dapat buang air besar (BAB), apalagi bila diderita selama lebih dari 40 tahun. Dalam seminggu hanya bisa ke belakang satu kali. Itupun, rasanya sakit sekali. Beragam pengobatan medis dan alternatif dijalani, tapi hasilnya tak ada.

Puncaknya saat 2004 silam, tubuh mendadak lumpuh sebagian (sebelah kanan). Jantung lemah, kepala sering pusing (efek gegar otak ringan) serta tensi darah turun drastis. Dokter memvonis saya kekurangan darah. Tapi untuk masalah BAB, solusinya tetap operasi, dan itulah yang saya takutkan.

Di tengah keputusasaan, Tuhan mengirim seorang sahabat yang baru pulang dari Jerusalem. Dia memberi satu botol TANOMAX. Selang sehari, hasilnya langsung terasa. BAB lancar dan normal. Keluhan lain seperti lumpuh, sakit kepala dan jantung berangsur membaik dalam dua minggu. Puji Tuhan yang telah mengirimkan TANOMAX demi kesembuhan saya.

Pengalaman Herianto Chong Mengatasi Kelainan Jantung Bengkak dan Darah Tinggi; “Terima kasih kepada TANOMAX, sungguh produk yang luar biasa”.


35Sehabis pulang dari Pontianak, kaki Herianto menjadi lemas. Pengobatan dengan produk-produk tradisional cina dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut. Namun karena terlalu banyak mengkonsumsi obat cina, bukannya semakin membaik malah menimbulkan penyakit lain, yaitu darah tinggi yang menyebabkan Herianto tidak bisa tidur 4 hari 4 malam sehingga harus diopname di rumah sakit.

Diagnosa dokter menyatakan bahwa Herianto mengidap penyakit darah tinggi dan pembengkakan jantung sebelah kiri yang menyebabkan sesak di dada setiap kali bangun dari tempat pembaringan dan kaki lemas. Lebih parah lagi herianto menjadi tergantung dengan obat tidur. Hal ini terus berlangsung hingga 9 bulan.

“Kita terus kontrol ke rumah sakit, tapi tidak ada hasilnya. Pada bulan September 2010, aku dikenalkan TANOMAX oleh seorang teman, “ katanya sambil tersenyum.

Kesaksian positif dari teman-teman Herianto yang mengidap sakit parah meyakinkan beliau mencoba TANOMAX. Setelah mengkonsumsi 2 botol dan menjalankan pantangan yang disarankan oleh dokter, seperti tidak mengkonsumsi makanan dengan penyedap rasa ataupun segala jenis mie dan roti, darah tinggi Herianto berangsur – angsur normal dan rasa sesak di dada hilang. Bahkan kini Herianto sudah bisa kembali naik sepeda. Selain itu beliau juga terbebas dari obat tidur berkat TANOMAX yang memberikan kualitas tidur jauh lebih baik. “Terima kasih kepada TANOMAX, sungguh produk yang luar biasa.

Harga dan Cara Pesan TANOMAX

KlikTombol Pesan Noni